A Word Means Words

Kita pasti sering mendengar ungkapan bahwa sebuah kata bisa saja mempunyai banyak makna.Kita tentu tidak selalu bisa menelan mentah-mentah apa yang kita dengar dari orang lain, apalagi pada saat bersenda gurau. Tidak hanya itu, beberapa orang sering menggunakan kiasan-kiasan dalam membuat suatu karangan sastra, ada pula yang menggunakan kata kiasan sebagai senjata rayuan gombal. Sangat beragam bukan, sampai-sampai terkadang juga ada  pasangan yang bertengkar hanya karena salah satu dari mereka menggunakan ungkapan dengan kiasan, sedang pasangannya tidak tepat mengartikan. (Ehm, ini bukan curcol yah).  Yang jelas, bahasa itu penggunaannya luas, bahasa apapun. Language is no barrier, begitu istilahnya.

Contohnya nih lirik lagu yang dinyanyikan pertama kali oleh Frank Sinatra dan kemudian dipopulerkan oleh banyak orang dengan aransemen masing-masing, judulnya Fly Me to The Moon. Pasti sebagian besar dari kita sudah pernah mendengar lagu ini.

Fly Me To The Moon

Fly me to the moon
Let me play among the stars
Let me see what spring is like
On a-Jupiter and Mars
In other words, hold my hand
In other words, baby, kiss me

Fill my heart with song
And let me sing for ever more
You are all I long for
All I worship and adore
In other words, please be true
In other words, I love you

Fill my heart with song
Let me sing for ever more
You are all I long for
All I worship and adore
In other words, please be true
In other words, in other words
I love ... you 

Dalam lagu ini, diceritakan seseorang yang mengungkapkan perasaan dengan kata-kata kiasan. Dia mengutarakan keinginannya dalam bahasa yang indah didengar, dengan kata-kata yang sebenarnya jika diartikan sangatlah tidak masuk akal untuk sebuah permintaan, tetapi ada makna lain yang tersirat dalam kata-kata tersebut.

In other words, dengan kata itu penulis lagunya menyertakan pula makna yang dimaksud dari kata-kata kiasannya. Dalam keseharian kita sering menyebut kata-kata indah ini sebagai GOMBAL. Seringkali, meski kita tau lawan bicara kita sedang nggombal, dan kita menunjukkan sikap tidak suka, dan walau sebenarnya memang tidak suka, namun dalam hati pasti pingin senyum juga, ya kan? Itulah kekuatan kata-kata. Kekuatan gombal. GOMBAL WARNING! :D



P.S.: Inget lagu ini gegara ngobrol sama Aang nih.. haha.. thanks yo mas e..

5 replies:

Anonymous said...

sepertinya selain global warming, kita mesti waspada ama yg namanya Gombal WARNING ya???
hahaha LOL..
padahal menurut penulis lagunya itu romantis lho, tp kl aku yg nyanyiin?? gombal haha

Radhika Wisudaniar said...

Hahaha... GOMBAL WARNING tampaknya akan mengalahkan boomingnya GLOBAL WARMING..
Boleh sih mas kamu aja yg nyanyi, tapi aku tak nutup kuping wae.. haha.. :P

Amalia Ardiatami said...

Aku suka lagu itu :) hhe

Anonymous said...

ayooo semarakkna GOMBAL WARNING haha...

Rugi nutup kuping lho, ga bisa dengerin suara emasku hahay...

Radhika Wisudaniar said...

@Lia ; Hoho.. Saya juga suka lagu itu, sampe punya berbagai versinya, dari Frank Sinatra sampa Adhitia Sofyan. :)
Terimakasih sudah mampir ya :)

@Aang ; Kalo mau nggombal tuh cari lawan gombalan dulu mas.. :P
#eaaa..
*kabooooor

Post a Comment